Veronika Lake Dicopot Sementara dari PDIP Terkait Kasus Dokter Icha
Sanksi pemecatan sementara ini dijatuhkan menyusul dugaan kuat keterlibatan Veronika dalam kasus perundungan dan intimidasi verbal terhadap mendiang dr Eliza Princila Utami Pakaenoni alias Dokter Icha, hingga korban depresi dan nekat mengakhiri hidupnya.
Klarifikasi dan Tindakan Tegas dari DPC PDIP TTU
Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira, mengungkapkan bahwa keputusan pencopotan tersebut diambil setelah Badan Kehormatan DPC PDIP Kabupaten TTU memanggil Veronika untuk memberikan klarifikasi. Berdasarkan hasil klarifikasi tersebut, DPC PDIP TTU langsung mengetok palu untuk menonaktifkan Veronika dari seluruh aktivitas kepartaian selama proses penyelidikan di kepolisian berjalan. Legislator senior banteng ini menambahkan, keputusan penonaktifan dari tingkat daerah tersebut akan segera dilaporkan secara resmi kepada DPP PDIP di Jakarta.
Saat disinggung mengenai potensi pemecatan permanen atau sanksi pemecatan sebagai kader, Andreas menyebut partai masih menunggu kepastian hukum tetap dari aparat penegak hukum. Veronika Lake merupakan satu dari tiga oknum anggota DPRD Kabupaten TTU yang terseret dalam pusaran kasus tragis ini. Dua legislator lainnya adalah Therensius Lazakar dari Fraksi Partai Golkar dan Nobertus Tubani dari Fraksi PKB.
Tragisnya Kasus Intimidasi yang Berujung Tragedi
Ketiganya diduga kompak melakukan intimidasi verbal secara ugal-ugalan terhadap Dokter Icha saat korban sedang berdinas di RSU Leona Kefamenanu. Aksi arogan para wakil rakyat itu dipicu lantaran Dokter Icha tengah menangani seorang pasien anak korban gigitan ular, yang diketahui merupakan keponakan dari legislator Golkar, Therensius Lazakar.
Akibat tekanan mental dan intimidasi brutal tersebut, Dokter Icha dilaporkan mengalami depresi berat hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia setelah mengakhiri hidupnya di kediamannya pada Jumat terakhir bulan Juni. Kini, kasus ini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh kepolisian.
