Kenduri Cinta Tantang Jokowi untuk Dialog Terbuka Soal Ijazah UGM
Sebuah forum bernama Kenduri Cinta menantang Presiden Jokowi untuk berdialog terbuka mengenai berbagai polemik yang saat ini tengah hangat, termasuk terkait keaslian ijazah Universitas Gadjah Mada (UGM). Menurut penggiat Kenduri Cinta, Fahmi Agustian, forum tersebut merupakan ruang dialog terbuka yang ideal bagi Jokowi untuk menjelaskan berbagai isu, tanpa batasan politik atau status sosial.
Forum Dialog Terbuka untuk Presiden
Fahmi Agustian menyatakan bahwa Kenduri Cinta adalah tempat di mana Presiden Jokowi bisa bertemu langsung dengan masyarakat dari berbagai latar belakang. Ia menilai bahwa dialog langsung dengan masyarakat jauh lebih berarti daripada menghadiri acara yang audiensnya sudah dipersiapkan.
Mengutip pernyataan Fahmi di kanal Youtube Hendri Satrio pada tanggal 5 Juli 2026, ia menegaskan bahwa kehadiran Jokowi di Kenduri Cinta akan memungkinkan dirinya untuk berinteraksi dengan orang-orang yang mungkin memiliki pandangan kritis terhadapnya. Fahmi juga menegaskan pentingnya seorang mantan presiden mendengarkan aspirasi rakyat secara langsung, tanpa rekayasa atau skenario tertentu.
Kenduri Cinta: Ruang Dialog Terbuka dan Egaliter
Fahmi Agustian menegaskan bahwa Kenduri Cinta adalah tempat di mana Jokowi bisa berhadapan langsung dengan masyarakat dalam suasana yang lebih masif dan inklusif. Ia menyatakan bahwa sebagai seorang pemimpin, seharusnya seorang presiden berani mendengar beragam pendapat masyarakat tanpa adanya settingan atau rekayasa.
Meskipun menyadari bahwa kehadiran Jokowi akan membawa konsekuensi dalam hal pengamanan, Fahmi menegaskan bahwa Kenduri Cinta tetap terbuka untuk siapa pun, termasuk mantan presiden dua periode tersebut. Dengan cara ini, Kenduri Cinta ingin menciptakan ruang dialog yang transparan dan bermakna bagi semua pihak yang terlibat.
