Baru-baru ini, telah dilakukan penandatanganan Academic Software Licence Agreement antara Micromine Australia Pty Ltd dan Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka di Auditorium USN Kolaka. Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat sinergi antara industri pertambangan, perguruan tinggi, dan pemerintah guna meningkatkan kualitas pendidikan tinggi serta menyiapkan SDM yang sesuai dengan kebutuhan industri modern.
Penandatanganan Kerja Sama
Sebagai kelanjutan dari Nota Kesepahaman yang ditandatangani sebelumnya, Ceria memfasilitasi penyediaan 10 lisensi akademik perangkat lunak Micromine untuk USN Kolaka. Perangkat lunak ini digunakan dalam berbagai tahapan kegiatan pertambangan mulai dari eksplorasi, pemodelan geologi, estimasi sumber daya, hingga perencanaan tambang.
Dukungan Ceria senilai Rp10 miliar diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, kegiatan penelitian, dan pengalaman praktis mahasiswa dalam menggunakan perangkat lunak yang digunakan di industri pertambangan global.
Komitmen untuk Generasi Muda
Staf Ahli Bupati Kolaka Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Dr. H. Muh. Azikin, menegaskan bahwa kerja sama antara Ceria, USN Kolaka, dan Micromine Australia merupakan langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Dalam upayanya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, Rektor USN Kolaka, Prof. Dr. H. Nur Ihsan, S.H., M.Hum., mengapresiasi dukungan dan kolaborasi yang terus dilakukan bersama Ceria. Hal ini sejalan dengan peningkatan investasi sektor pertambangan di Sulawesi Tenggara yang meningkatkan kebutuhan akan lulusan dengan kompetensi teknologi yang tinggi.
Masa Depan Industri Pertambangan
Perwakilan dari Micromine Australia Pty Ltd, Fransiskus Nugroho, menyatakan bahwa masa depan industri pertambangan Indonesia akan dipengaruhi oleh pemanfaatan data yang terintegrasi, kecerdasan buatan, dan praktik pertambangan yang berkelanjutan. Software pertambangan seperti Micromine kini telah menjadi pusat pengelolaan operasi dan dapat meningkatkan efisiensi kerja secara signifikan.
Direktur Utama PT Ceria Nugraha Indotama, Abdul Haris Tatang, menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pengembangan SDM pertambangan di Kabupaten Kolaka. Kerja sama antara Ceria dan USN Kolaka diharapkan dapat menjadi model sinergi antara industri, perguruan tinggi, dan pemerintah untuk menyiapkan SDM pertambangan Indonesia yang unggul.
