Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, Ariati Dina Puspitasari, menegaskan bahwa Muktamar ke-15 bukan hanya sekadar forum untuk pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi momen penting dalam merenungkan arah perjuangan organisasi saat memasuki abad kedua.
Refleksi dan Langkah Baru
Dalam pidatonya di Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta, Ariati mengungkapkan bahwa kehadiran perempuan muda dari seluruh Nusantara bertujuan untuk melakukan introspeksi, bertemu, dan merumuskan arah gerakan Nasyiatul Aisyiyah. Hal ini tidak hanya berkaitan dengan acara muktamar, tetapi juga menyangkut perjalanan organisasi menuju abad kedua.
Ariati menyoroti pentingnya Surakarta sebagai tempat bersejarah bagi Nasyiatul Aisyiyah. Kota ini menjadi saksi Muktamar pertama pada tahun 2000 ketika organisasi ini menjadi otonom mandiri.
Komitmen dan Tantangan
Lebih dari 20 tahun berlalu, Surakarta kembali dipilih sebagai tempat konsolidasi untuk merumuskan langkah-langkah perempuan muda dalam menghadapi masa depan yang dinamis. Ariati menegaskan bahwa perubahan sosial yang cepat menuntut respons cepat dari organisasi perempuan muda.
Nasyiatul Aisyiyah berkomitmen untuk memberikan dakwah yang adaptif terhadap transformasi digital, dinamika keluarga, dan persoalan sosial saat ini. Hal ini membutuhkan kemampuan organisasi untuk beradaptasi, berinovasi, dan membaca zaman dengan baik.
Program Pemberdayaan
Selama empat tahun terakhir, Nasyiatul Aisyiyah telah memperkuat berbagai program pemberdayaan perempuan muda dan keluarga di Indonesia. Mulai dari Samara Course, PASMINA, layanan paralegal untuk korban kekerasan, gerakan literasi RALINA, Gerakan Mengaji Nasyiatul Aisyiyah, Sekolah Kepemimpinan Perempuan, Green Nasyiah dan Ecobhinneka, hingga penguatan ekonomi kader dan pendampingan studi lanjut.
Dengan semangat tersebut, Nasyiatul Aisyiyah berkomitmen melanjutkan perjuangan untuk memperkuat peran perempuan muda sebagai penggerak keluarga, masyarakat, dan peradaban yang berkelanjutan melalui Muktamar ke-15.
