Gubernur Sumbar melaporkan kabut asap kepada Mendagri akibat buruknya udara

Date:

Kualitas udara Sumatera Barat (Sumbar) dikategorikan sebagai tidak sehat selama dua hari terakhir. Namun, laporan dari Dinas Kehutanan menyatakan bahwa tidak ada titik api di Sumbar dan kabut asap berasal dari provinsi tetangga. Karena masalah ini melibatkan antarprovinsi, Gubernur Sumbar, Mahyeldi, telah melaporkannya kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk mencari solusi bersama.

Menurut Mahyeldi, agar dapat mencegah penyebaran kabut asap yang melintasi provinsi, pemerintah pusat harus turun tangan dalam membantu memadamkan api dan memberikan sanksi yang tegas kepada pelaku pembakaran agar kejadian serupa tidak terulang.

“Pemberian sanksi kepada pelaku yang terbukti melakukan pembakaran lahan atau hutan perlu ditegakkan secara tegas agar pelaku menjadi jera, sehingga bencana kebakaran hutan dan lahan atau kabut asap bisa diminimalkan,” kata Mahyeldi.

Ia juga mengungkapkan bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sangat meresahkan karena dampaknya yang dirasakan oleh banyak pihak, terutama masyarakat. Kualitas udara yang tidak sehat dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup dan rentan terhadap penyakit. Oleh karena itu, masalah ini perlu segera diatasi secara bersama-sama.

Sebelumnya, Gubernur Mahyeldi menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sumbar siap mengirimkan petugas untuk membantu memadamkan karhutla di provinsi tetangga jika diperlukan.

Pewarta: Miko Elfisha
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2023

Berita POpuler

Berita Terkait
Related

Polisi Tangkap Pengedar Uang Palsu di Jakut: Berita Terbaru

Polisi berhasil menangkap seorang pengedar uang palsu berinisial MR...

Penyelenggaraan Keamanan Persija vs Madura: 1.300 Personel Dikerahkan di GBK

Pertandingan Super League antara Persija Jakarta melawan Madura United...

Pemeriksaan Kriminal di Jelambar: Pengemudi Tewas dalam Insiden Doktif

Pada Kamis (22/1), terdapat sejumlah berita kriminal menarik yang...

Figur Panglima TNI yang Paling Dibutuhkan, Bukan Paling Kuat

Kepemimpinan Panglima TNI harus menjaga reformasi tetap berjalan.