Indonesia Mendukung Upaya Global dalam Mengatasi Masalah Sampah Plastik

Date:

Pemerintah Indonesia memberikan dukungan penuh terhadap agenda global untuk mengakhiri sampah plastik yang mencemari daratan maupun lautan.

“Indonesia sedang mengimplementasikan kebijakan memerangi sampah plastik dan polusi,” Kepala Badan Standardisasi Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Ary Sudijanto dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

KLHK mengungkapkan sebanyak 80 persen sampah di laut Indonesia berasal dari aktivitas daratan dan 30 persen diantaranya berupa sampah plastik.

Berdasarkan data Rencana Aksi Nasional Penanganan Sampah Laut, Indonesia mampu mengurangi 35,36 persen sampah plastik di laut dari yang sebelumnya mencapai 615.675 ton pada tahun 2018 menjadi hanya 408.885 ton pada tahun 2022.

Posisi Indonesia lantas berubah dari sebelumnya urutan kedua kontributor terbesar sampah plastik, kata dia, menjadi kontributor kelima di bawah Filipina, India, Malaysia, dan China.

“Indonesia sedang memberlakukan rencana aksi nasional pemberantasan sampah laut dengan target menguranginya sebesar 70 persen pada tahun 2024,” ujar Ary.

Dalam forum tahunan Asian-African Legal Consultative Organization (AALCO) ke-61 di Nusa Dua, Bali, pada 16 Oktober 2023, Indonesia menyoroti beberapa masalah penting yang harus ditangani dalam negosiasi seperti definisi polusi plastik, ruang lingkup siklus hidup penuh plastik, plastik primer, plastik kompleks, baik kimia maupun polimer, dan langkah-langkah implementasi.

Pewarta: Sugiharto Purnama
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2023

Berita POpuler

Berita Terkait
Related

Polisi Tangkap Pengedar Uang Palsu di Jakut: Berita Terbaru

Polisi berhasil menangkap seorang pengedar uang palsu berinisial MR...

Penyelenggaraan Keamanan Persija vs Madura: 1.300 Personel Dikerahkan di GBK

Pertandingan Super League antara Persija Jakarta melawan Madura United...

Pemeriksaan Kriminal di Jelambar: Pengemudi Tewas dalam Insiden Doktif

Pada Kamis (22/1), terdapat sejumlah berita kriminal menarik yang...

Figur Panglima TNI yang Paling Dibutuhkan, Bukan Paling Kuat

Kepemimpinan Panglima TNI harus menjaga reformasi tetap berjalan.