KPU Pangandaran Hapus 2 Caleg dari DCT

Date:

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pangandaran mengambil langkah tegas di tengah tahapan Pemilu 2024 dengan menghapus dua calon legislatif DPRD dari daftar calon tetap (DCT). Keputusan ini muncul setelah KPU menemukan adanya perubahan status pada dua nama yang sebelumnya sudah tercantum dalam daftar resmi pencalonan.

Dicoret karena beda alasan

Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin, mengatakan pencoretan dua caleg itu dilakukan karena alasan yang berbeda. Satu caleg berasal dari Partai Demokrat dan diberhentikan oleh partainya, sementara satu lainnya dari Partai Perindo karena telah meninggal dunia.

“Ada sejumlah alasan KPU mencoret Caleg DPRD yang berasal dari partai berbeda,” kata Muhtadin, Selasa (23/1/2024).

Menurut dia, kondisi tersebut membuat KPU harus menyesuaikan data pencalonan agar tetap selaras dengan aturan yang berlaku menjelang hari pemungutan suara.

SK perubahan DCT sedang disiapkan

Untuk menindaklanjuti perubahan itu, KPU Pangandaran kini tengah memproses surat keputusan (SK) terbaru terkait perubahan daftar calon tetap pada Pemilu 2024. Langkah ini dilakukan agar data yang digunakan dalam tahapan pemilu tetap akurat dan bisa segera diketahui publik.

“Kami saat ini sedang proses pembuatan SK perubahan daftar calon tetap untuk pelaksanaan Pemilu 2024, supaya bisa segera diketahui,” ucap Muhtadin.

Tidak bisa diganti

Muhtadin menegaskan, dua caleg yang telah dicoret tersebut tidak dapat digantikan oleh nama lain. Menurutnya, setelah status seseorang sudah masuk ke dalam DCT, maka perubahan semacam itu tidak lagi membuka ruang pengganti.

“Karena, kalau sudah DCT itu nggak bisa diganti,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketentuan yang sama juga berlaku bagi caleg yang mengundurkan diri dari pencalonan atau dari partainya. Setelah masuk DCT, nama tersebut tetap tidak bisa diganti dengan calon lain.

“Sama halnya dengan caleg yang mengundurkan diri, sudah tidak bisa lagi digantikan karena sudah masuk DCT,” katanya.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

Share post:

Subscribe

Popular

Terbaru
Terbaru

Muktamar Ke-15 Nasyiatul Aisyiyah: Dakwah Berkemajuan dalam Perubahan Zaman

Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, Ariati Dina Puspitasari,...

Yayasan Mengakui Kekeliruan Terkait Sumber Asal Senjata di Sekolah

Ratusan Senjata Ditemukan di Sekolah Swasta: Pengurus Baru Tak...

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh: Terobos Pemerintah China

Rencana Pengalihan Kepemilikan Saham KCIC ke Pemerintah China Menteri Koordinator...

Pemkot Jakut Memetakan Potensi Kerawanan Tawuran dan Konflik Sosial

Pemerintah Kota Jakarta Utara Mempetakan Potensi Kerawanan Tawuran dan...