Kecelakaan kerja telah terjadi di PT Borneo Alumindo Prima (BAP) di Kecamatan Matan Hilir Selatan Desa Pagar Mentimun, dimana salah seorang pekerja meninggal dunia. Video kecelakaan tersebut menjadi viral setelah beredar di grup WhatsApp. Federasi Serikat Buruh Solidaritas Pekerja Ketapang, yang dipimpin oleh Kartono, mengekspresikan keprihatinan serius terhadap kejadian tersebut. Mereka mendorong pemerintah untuk menekan perusahaan dalam menerapkan keselamatan kerja yang lebih ketat.
Menurut Kartono, pemerintah harus bertindak tegas terhadap perusahaan yang tidak mematuhi aturan keselamatan kerja. Dia juga menyoroti kurangnya langkah konkret yang diambil oleh Dinas Ketenagakerjaan dan pengawas ketenagakerjaan terkait insiden di PT BAP. Kartono meminta agar pemerintah segera melakukan investigasi terkait kecelakaan tersebut tanpa menunggu laporan resmi.
Marco Sinambela, Ketua Federasi Serikat Buruh Patriot Pancasila, juga menyoroti kurangnya kesadaran perusahaan dalam menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Dia menekankan perlunya sanksi bagi perusahaan yang tidak mematuhi regulasi keselamatan kerja yang telah ditetapkan dalam UU No.1 Tahun 1970. Marco juga mengkritik keterbatasan peran Pemerintah melalui Disnaker dan Pengawas Ketenagakerjaan dalam mencegah kecelakaan kerja.
