Dua pendaki berpengalaman, Elsa Laksono dan Lilie Wijayati, meninggal dunia saat mendaki Puncak Cartenz di Pegunungan Jayawijaya, Papua Tengah, karena dugaan hipotermia. Tragedi ini mengingatkan akan risiko yang dihadapi pendaki di jalur ekstrem seperti ini dan menunjukkan pentingnya persiapan yang matang sebelum menaklukkan medan berat di ketinggian ekstrem. Cuaca tidak menentu, suhu dingin, dan jalur pendakian menantang adalah faktor-faktor utama yang sering menyulitkan pendaki di Gunung Cartenz. Namun, puncak ini tetap menjadi impian bagi para pendaki di seluruh dunia, sambil menuntut kewaspadaan dan kesiapan penuh demi keselamatan.
Gunung Cartenz, yang terletak di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, menjadi lokasi yang menarik bagi pendaki dengan puncaknya yang tertutup salju abadi di daerah tropis. Ketinggian Gunung Cartenz mencapai sekitar 4.884 meter di atas permukaan laut, membuatnya menjadi salah satu dari lima lokasi di garis khatulistiwa yang diselimuti salju. Puncak Cartenz juga dikenal sebagai puncak tertinggi di Indonesia, Australia, dan kawasan Oseania, serta termasuk dalam Seven Summits untuk para pendaki yang mengejar tujuh puncak tertinggi di setiap benua.
Keajaiban salju tropis di Gunung Cartenz Papua menjadi daya tarik bagi pendaki, baik lokal maupun mancanegara. Meskipun bukan gunung berapi, Gunung Cartenz merupakan bagian dari pegunungan kars dengan medan terjal dan curam yang menarik. Kehadiran salju dan es di puncaknya memperindah panorama alam di sekitarnya. Perjalanan menuju puncak Cartenz menuntut persiapan yang matang, karena jalur pendakian dianggap sebagai yang paling curam dan menantang secara teknis.
Walau perjalanan menuju puncak Cartenz penuh tantangan, keberhasilan mencapai puncak akan menjadi pencapaian yang memuaskan bagi para pendaki. Keindahan salju tropis dan gletser di puncaknya memberikan pengalaman tak terlupakan, serta membuktikan bahwa Indonesia memiliki keajaiban alam yang menakjubkan. Inilah yang membuat Gunung Cartenz menjadi impian para pendaki dari seluruh dunia.
