Tarif Trump Ciptakan Petaka bagi Raja Ecommerce

Date:

Perang tarif antara AS dan China telah berdampak besar pada bisnis teknologi raksasa berbasis AS, termasuk Amazon. Saham Amazon mengalami penurunan lebih dari 30% hingga saat ini, yang membuat para investor khawatir. Meskipun demikian, Amazon melaporkan bahwa permintaan barang di platformnya tetap stabil, serta peningkatan rata-rata harga barang yang masih terjaga. CEO Amazon, Andi Jassy, berusaha mendorong pedagang di platformnya untuk memindahkan pesanan ke AS lebih awal guna menghindari dampak tarif yang tinggi.

Namun, upaya Amazon untuk penimbunan barang sebagai jalan keluar jangka pendek dianggap hanya solusi sementara. Analis menyatakan bahwa pedagang e-commerce kemungkinan akan terpaksa menaikkan harga barang saat inventaris semakin menipis dan tarif tetap tinggi. Selain Amazon, perusahaan teknologi lain seperti Apple, Qualcomm, Intel, dan Samsung juga menghadapi tantangan serupa. Meskipun divisi cloud AWS milik Amazon tidak terlalu dipengaruhi oleh tarif, performa dari segmen tersebut dalam Q1 2025 tidak mampu bersaing dengan pesaingnya.

Masalah tarif Amazon tidak hanya terbatas pada bea masuk yang tinggi, tetapi juga penghapusan kebijakan de minimis yang berdampak signifikan pada beberapa penjual pihak ketiga dan bisnis logistiknya. Ketiadaan diskon dalam Amazon Prime Day dianggap berpotensi mempengaruhi minat beli masyarakat. Pertumbuhan pendapatan dari layanan penjual pihak ketiga Amazon menurun drastis pada Q1 2025, sementara prospek profitabilitas inti perusahaan tidak memuaskan.

Penghapusan de minimis dan tarif yang tinggi berpotensi membuat harga jual barang di Amazon semakin tinggi, yang akan terus terasa pada Q3 dan Q4 2025. Amazon masih harus menemukan strategi yang tepat untuk mengatasi kondisi yang tidak pasti ini demi menjaga kinerja perusahaannya. Selain itu, berbagai pihak masih mencari solusi jangka pendek untuk menghadapi situasi yang terus berubah akibat perang tarif dan kebijakan baru yang diberlakukan.

Source link

Berita POpuler

Berita Terkait
Related

Pemeriksaan Kriminal di Jelambar: Pengemudi Tewas dalam Insiden Doktif

Pada Kamis (22/1), terdapat sejumlah berita kriminal menarik yang...

Figur Panglima TNI yang Paling Dibutuhkan, Bukan Paling Kuat

Kepemimpinan Panglima TNI harus menjaga reformasi tetap berjalan.

Pengemudi Yang Tewas di Jalan Layang Jelambar Diduga Meninggal Karena Sakit

Seorang pria berinisial AR (51) ditemukan tewas dalam mobilnya...

Kejadian Perampokan di Rumah Tiga Lantai Pademangan Jakut

Tiga orang diduga melakukan perampokan di rumah tiga lantai...