Polisi masih memburu pelaku pencurian sepeda motor yang nekat mengancam korban dengan senjata tajam jenis samurai di Jalan Puskesmas, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Peristiwa yang terjadi pada Minggu (22/6) itu kini ditangani Polsek Metro Cengkareng dan masih dalam tahap penyelidikan. Kasus ini mencuat setelah korban berinisial RIA melapor ke Polda Metro Jaya pada Sabtu, sehari setelah kejadian.
Modus pertemuan berujung ancaman
Menurut keterangan awal, kejadian bermula ketika korban bersama saksi berinisial MR berupaya mengambil telepon seluler milik saksi yang sebelumnya dibawa oleh pelaku berinisial R. Pelaku kemudian menghubungi keduanya dan menjanjikan pertemuan di Pasar Rakyat Cengkareng (PRC). Namun, saat korban dan saksi tiba di lokasi, mereka justru bertemu pelaku di Jalan Puskesmas.
Situasi berubah tegang ketika pelaku mengeluarkan samurai dan mengancam korban serta saksi agar menyerahkan sepeda motor dan telepon seluler. Dalam kondisi terancam, barang-barang itu akhirnya dirampas pelaku sebelum ia melarikan diri dari lokasi.
Kerugian korban capai Rp5,5 juta
Aksi tersebut membuat korban mengalami kerugian sekitar Rp5,5 juta. Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan dan menelusuri jejak pelaku untuk mengungkap rangkaian peristiwa secara utuh. Penanganan kasus berada di Polsek Metro Cengkareng, yang terus melakukan penyelidikan lanjutan atas laporan yang masuk.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
