Nikita Mirzani kembali menyorot soal cara masyarakat memilih produk perawatan kulit atau skincare. Kali ini, ia tidak hanya bicara soal pentingnya merawat wajah, tetapi juga mengingatkan publik agar tidak gampang percaya pada penjual, termasuk jika mereka mengaku dokter. Menurut Nikita, gelar tidak otomatis membuat seseorang jujur, sehingga konsumen perlu lebih cermat sebelum membeli produk yang dipromosikan.
Skincare Bukan Sekadar Tren
Dalam pandangannya, skincare wajah bukan lagi kebutuhan yang bisa dianggap sepele. Nikita menilai, merawat kulit adalah bentuk investasi yang penting, tetapi justru karena itu masyarakat harus lebih selektif. Ia menekankan bahwa reputasi penjual tidak boleh jadi satu-satunya alasan untuk langsung percaya, apalagi jika produk tersebut menyangkut kesehatan kulit.
Fokus pada Persidangan yang Berjalan
Di sisi lain, Nikita juga menyinggung proses hukum yang sedang ia hadapi. Ia berharap bisa membuktikan kebenaran melalui pertemuan langsung dengan para saksi serta akses terhadap berita acara pemeriksaan (BAP). Meski eksepsi yang ia ajukan kemungkinan ditolak, Nikita menyatakan tetap siap melanjutkan persidangan berikutnya dengan sikap yang ikhlas.
JPU Minta Eksepsi Ditolak
Pada sidang sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) meminta Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk menolak eksepsi Nikita dalam perkara dugaan pemerasan dan pengancaman terhadap bos perawatan kulit Reza Gladys. Berdasarkan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jakarta Selatan, dakwaan terhadap Nikita dan asistennya berkaitan dengan UU ITE serta tindak pidana pencucian uang. Di tengah perkara yang masih bergulir, Nikita tetap menunjukkan bahwa ia tidak ingin kehilangan kendali atas narasi yang berkembang di publik.
Source link
