Penjambret Ojol Curi Ponsel di Ciracas Jaktim: Kasus Terbaru

Date:

Pria Beratribut Ojol Terekam Curi Ponsel di Ciracas, Masuk Rumah Saat Siang Bolong

Aksi pencurian di sebuah rumah warga di Ciracas, Jakarta Timur, terekam jelas kamera pengawas dan memunculkan perhatian warga sekitar. Seorang pria yang mengenakan atribut ojek online masuk ke rumah di Jalan Anggrek RT 03/RW 02, Kelurahan Susukan, pada Senin (20/10) sekitar pukul 10.21 WIB, lalu membawa kabur satu unit ponsel milik penghuni rumah. Pelaku diduga memanfaatkan momen saat rumah dalam keadaan lengah untuk melancarkan aksinya secara diam-diam.

Masuk Perlahan, Sempat Mundur, Lalu Kembali Mengincar Kamar Atas

Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku tampak membuka gerbang rumah dengan sangat hati-hati agar tidak menimbulkan suara. Setelah berhasil masuk, ia sempat mencari barang berharga di bagian bawah rumah. Namun, langkahnya terhenti ketika melihat ada salah satu penghuni rumah sedang menyetrika di ruang tengah.

Pelaku kemudian keluar dan mengarah ke tangga. Dari situ, ia naik ke lantai atas dan membuka pintu kamar yang ternyata tidak terkunci. Di ruangan itulah ponsel berhasil diambil. Aksi tersebut berlangsung cepat, namun cukup untuk memperlihatkan pola yang terencana dan berani dilakukan di siang hari.

Korban Menduga Pelaku Sudah Mengamati Situasi Rumah

Ferdian Bayu Hardianto, pemilik rumah yang menjadi korban, menduga pelaku sudah lebih dulu mengikuti istrinya dan memahami situasi rumah sebelum masuk. Menurut Bayu, cara pelaku membuka gerbang secara perlahan menunjukkan bahwa ia berusaha tidak menarik perhatian orang tua korban yang berada di dalam rumah.

Bayu menjelaskan, pelaku sempat masuk ke area bawah rumah, lalu keluar lagi karena melihat ibunya ada di dalam. Meski begitu, pelaku tidak langsung pergi. Ia justru kembali masuk dan menuju kamar atas untuk mengambil ponsel yang ada di sana.

Keponakan Korban Sempat Berteriak

Bayu menuturkan, jika keponakannya tidak sempat berteriak, bukan tidak mungkin barang berharga lain yang tersimpan di kamar itu juga ikut dibawa. Dari kejadian tersebut, satu unit handphone merek Vivo dengan nilai sekitar Rp5 juta raib digondol pelaku.

Ia juga mengaku sebelumnya sepeda motornya pernah hilang di sekitar gang rumah. Bayu menyebut warga setempat kerap melihat pelaku salat di dekat musala sekitar tempat tinggalnya, meski pria itu bukan warga sekitar. Peristiwa ini baru disadari Bayu setelah ia mengecek rekaman CCTV saat sedang bekerja. Hingga kini, ia belum membuat laporan ke pihak kepolisian.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

Share post:

Subscribe

Popular

Terbaru
Terbaru

Harris Arthur Hedar Kembali Posisi Komisaris Independen WIKA

Harris Arthur Hedar Kembali Dipercaya Jabat Komisaris Independen WIKA Pada...

Raperda DKI: Melawan Kekerasan Terhadap Perempuan

Gubernur DKI Jakarta Tekankan Pentingnya Raperda untuk Pelindungan Perempuan Jakarta...

Kasus Bea Cukai: KPK Buka Peluang Jerat Pengusaha Rokok

KPK Mendalami Konstruksi Hukum Terkait Dugaan Pemberian Uang dari...

Penanganan Kriminal dan Peredaran Narkoba: Dari Lapas hingga Parkir Liar

Peristiwa Kriminal di Jakarta: Dari Peredaran Narkoba di Lapas...