Dugaan Penipuan Dana Rp1 Miliar oleh Selebgram, Polres Jaksel Selidiki

Date:

Polres Metro Jakarta Selatan masih menelusuri dugaan penggelapan dana yang menyeret seorang selebgram asal Cianjur, Jawa Barat, berinisial RW. Nilai yang dipersoalkan tidak kecil, yakni Rp1 miliar, dan laporan itu kini menjadi perhatian penyidik karena melibatkan rangkaian keterangan dari beberapa pihak serta sosok lain yang disebut berada dalam pusaran perkara.

Laporan Bermula dari Dana Talangan

Kasus ini dilaporkan oleh advokat Noverizky Tri Putra. Dalam laporannya, RW disebut meminjam uang Rp1 miliar kepada pelapor dan Rp1,5 miliar kepada Arif Budiman. Uang tersebut, menurut keterangan yang disampaikan, disebut sebagai dana talangan untuk membantu rekannya asal Malaysia, M Shaheen Shah, yang tengah berhadapan dengan persoalan hukum di Polda Bali.

M Shaheen Shah, yang juga dikenal sebagai Dato Sri, disebut berstatus warga negara Malaysia dan telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) serta Red Notice Interpol. Dalam konstruksi laporan, RW bahkan pernah mengaku sebagai perwakilan Dato Sri di Indonesia. Namun, setelah tenggat waktu yang dijanjikan berlalu, uang yang dipinjam tak kunjung dikembalikan.

Penyidik Panggil Saksi, Terlapor Belum Hadir

Sejauh ini, kepolisian sudah memeriksa pelapor, terlapor, dan sejumlah saksi lain untuk mengurai duduk perkara. Meski begitu, RW selaku terlapor belum pernah memenuhi panggilan penyidik untuk memberikan keterangan secara langsung. Karena itu, polisi berencana kembali memanggilnya dalam proses penyelidikan yang masih berjalan.

Polres Metro Jakarta Selatan juga telah menggelar perkara pada 3 Juni 2024. Akan tetapi, proses pendalaman belum sepenuhnya mulus karena salah satu saksi kunci, M Shaheen Shah alias Dato Sri, masih berstatus buronan. Kondisi itu membuat penyidik perlu berhati-hati dalam menimbang setiap keterangan yang masuk sebelum mengambil langkah lanjutan.

Status Kasus Masih Lidik

Hingga kini, perkara tersebut masih berada pada tahap penyelidikan. Polisi belum menyimpulkan ada tidaknya unsur pidana, sementara rangkaian pemeriksaan terus dilakukan untuk memastikan aliran dana, hubungan antar pihak, serta alasan di balik pinjaman bernilai besar itu. Dengan posisi saksi kunci yang belum bisa diperiksa, kasus ini masih menyisakan banyak pertanyaan yang belum terjawab.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

Share post:

Subscribe

Popular

Terbaru
Terbaru

Laporan Kasus Abah Setu Masih Berjalan: Update Polres Metro Bekasi

Proses Hukum Kasus Abah Setu Terus Berjalan tanpa Pencabutan...

Mitos Erupsi Gunung Bikin Bumi Dingin: Fakta dan Penjelasan

Erupsi Gunung Anak Krakatau Membuat Indonesia Bergetar Jakarta (ANTARA) -...

Tragedi Mahasiswi Tewas: 87 Napi Menuju Nusakambangan

Mahasiswi Tewas Akibat Dicekoki Ekstasi saat Pesta Karaoke Seorang mahasiswi...

7 Tanda Gunung Api Akan Meletus: Hal Yang Harus Diketahui

Aktivitas Gunung Api di Indonesia dan Tanda-Tanda Erupsi Pemantauan aktivitas...