Operasi Pemberantasan Geng Narkoba Brasil: 119 Orang Tewas

Date:

Operasi besar-besaran aparat Brasil di utara Rio de Janeiro kembali memunculkan pertanyaan lama: sampai di mana negara boleh menggunakan kekuatan dalam perang melawan geng narkoba. Dalam penggerebekan yang menyasar Penha Complex dan Alemao Complex, sekitar 2.500 polisi dikerahkan dengan dukungan kendaraan lapis baja, helikopter, dan drone. Namun, angka korban yang dilaporkan—119 orang tewas—langsung mengubah operasi ini dari sekadar penindakan keamanan menjadi sorotan nasional dan internasional.

Operasi yang berujung pada tuduhan eksekusi brutal

Polisi menyebut aksi mereka ditujukan untuk menekan geng narkoba Comando Vermelho yang dituduh melakukan berbagai tindak kekerasan. Di sisi lain, warga setempat menggambarkan situasi yang jauh berbeda. Mereka menuduh aparat melakukan eksekusi brutal di lapangan, bukan sekadar penangkapan dalam operasi anti-kejahatan. Perbedaan narasi ini memperlihatkan betapa tegangnya hubungan antara aparat dan masyarakat di kawasan yang kerap menjadi arena bentrokan bersenjata.

Kritik dari Brasília hingga PBB

Respons pemerintah pusat juga menambah panas situasi. Menteri Kehakiman Ricardo Lewandowski mengatakan Presiden Luiz Inacio Lula da Silva merasa gentar dan terkejut karena tidak mendapat pemberitahuan lebih dulu mengenai operasi tersebut. Di tingkat internasional, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyatakan keprihatinan dan menegaskan bahwa penggunaan kekuatan oleh polisi harus tunduk pada hukum serta standar hak asasi manusia internasional.

Rio kembali disorot jelang acara internasional

Gubernur Negara Bagian Rio, Claudio Castro, membela operasi itu dan menegaskan bahwa mereka yang tewas adalah penjahat, bukan warga sipil. Meski begitu, kritik terhadap pola kekerasan dalam operasi semacam ini terus menguat, apalagi Rio kerap menjadi sorotan menjelang agenda internasional besar. Pada 2024, sekitar 700 orang tewas dalam operasi polisi di Rio, angka yang sudah memicu kecaman jauh sebelum insiden terbaru ini terjadi. Pekan depan, kota itu kembali menjadi tuan rumah acara internasional besar, membuat operasi berdarah ini semakin sulit diabaikan.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

Share post:

Subscribe

Popular

Terbaru
Terbaru

Huawei Rilis Tablet Mini Premium ke Indonesia – Bobot 260 Gram

Huawei Segera Rilis Tablet Huawei MatePad Mini di Indonesia Huawei...

Prabowo Bantah Terima Keuntungan dari Program MBG

BGN Bantah Isu Prabowo Terima Keuntungan dari Program MBG Menteri...

Penangkaran Rusa Timor Mendukung Masa Depan Keanekaragaman Hayati

Penangkaran Rusa Timor mempertegas visi pelestarian Megamendung.