Upacara pelantikan sepuluh tokoh senior dan pejabat tinggi negara baru-baru ini berlangsung di ruang kredensial Istana Merdeka sekitar pukul 16.00 WIB. Prosesi dimulai setelah mereka berbaris rapi menghadap podium Presiden. Tokoh-tokoh yang dilantik termasuk mantan Kapolri Idham Aziz, mantan Kapolri Badrodin Haiti, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, serta mantan Menkopolhukam Mahfud MD. Selain itu, juga hadir Wakil Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan, Menteri Hukum dan HAM Supratman Andi Agtas, Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan, Ketertiban Masyarakat, dan Reformasi Kepolisian Ahmad Dofiri, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie.
Prosesi dimulai dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang menandai dimulainya acara resmi. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 122P Tahun 2025 tentang Pengangkatan Keanggotaan Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian dibacakan dalam acara tersebut, menetapkan Jimly Asshiddiqie sebagai Ketua merangkap Anggota, serta sembilan nama lainnya sebagai anggota tim. Setelah pengucapan sumpah jabatan, acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan dan diakhiri dengan Lagu Indonesia Raya. Presiden Prabowo kemudian memberi salam kepada anggota tim Reformasi Polri yang baru dilantik, diikuti oleh para menteri kabinet yang turut hadir dalam acara tersebut.

