Pencurian Kabel Pompa Banjir di Kebon Jeruk Diselidiki Polisi
Kasus pencurian kabel pompa penanganan banjir di Kali Sekretaris, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, kini masuk tahap penyelidikan kepolisian. Peristiwa yang terekam dalam video dan sempat viral itu langsung ditangani Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Kebon Jeruk setelah rekaman aksi para pelaku tersebar luas di media sosial.
Aksi Terekam Jelas di Jembatan Kali Sekretaris
Dalam video yang beredar, tampak tiga orang diduga terlibat dalam pencurian tersebut. Salah satu pelaku terlihat bertelanjang dada dengan celana jeans, membawa kabel curian melintasi jembatan. Di sisi lain kali, dua rekannya sudah menunggu sambil mengawasi situasi sekitar.
Meski perekam video sempat memberikan suara atau peringatan, para pelaku tidak menghentikan aksinya. Mereka tetap melanjutkan proses pemindahan kabel hingga akhirnya barang curian itu dimasukkan ke dalam karung dan dinaikkan ke sepeda motor. Setelah itu, para pelaku meninggalkan lokasi.
Polisi Telusuri Identitas Pelaku
Hingga kini, kepolisian belum mengumumkan perkembangan terbaru terkait penyelidikan kasus tersebut. Namun, penanganan perkara ini sudah berada di bawah kewenangan Reskrim Polsek Kebon Jeruk. Dengan adanya rekaman video yang beredar, polisi diduga memiliki petunjuk awal untuk menelusuri identitas para pelaku dan memastikan kronologi kejadian secara lebih rinci.
Kasus ini juga menyoroti risiko pencurian terhadap fasilitas vital penanganan banjir, terutama di wilayah yang bergantung pada infrastruktur pengendali air seperti pompa dan kabel pendukungnya. Kerusakan atau hilangnya komponen semacam itu bukan hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga dapat mengganggu kesiapsiagaan wilayah saat hujan deras datang.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
