Bursa Eropa: Saham Teknologi Melonjak

Date:

Bursa Eropa menutup perdagangan Rabu, 26 November 2025, dengan nada optimistis yang kuat. Dorongan terbesar datang dari saham-saham teknologi, yang kembali menjadi magnet bagi investor di tengah keyakinan bahwa bank sentral Amerika Serikat akan memangkas suku bunga bulan depan. Di saat yang sama, pernyataan pejabat tinggi AS soal kursi pimpinan Federal Reserve ikut memperkuat spekulasi bahwa arah kebijakan moneter ke depan akan lebih longgar.

Teknologi memimpin reli pasar

Sektor teknologi menjadi penggerak utama kenaikan di kawasan ini, dengan lonjakan 2,1 persen. Saham ASML melesat 5,7 persen, BESI naik 4 persen, dan Infineon menguat 3,7 persen. Pergerakan tersebut ikut mengangkat sentimen pasar secara keseluruhan, seiring investor kembali masuk ke aset berisiko setelah sinyal positif dari bursa global.

Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan bahwa Presiden Donald Trump kemungkinan besar akan mengumumkan nama chairman Federal Reserve sebelum Natal. Nama Kevin Hassett, penasihat ekonomi Gedung Putih yang dikenal mendukung suku bunga lebih rendah, disebut-sebut sebagai kandidat terdepan untuk posisi tersebut. Isyarat ini menambah ekspektasi bahwa kebijakan moneter AS bisa bergerak lebih akomodatif.

STOXX 600 ditutup menguat, bursa utama ikut hijau

Indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup naik 1,09 persen atau 6,20 poin menjadi 574,21. Penguatan juga terlihat di pasar saham utama kawasan. Indeks DAX Jerman bertambah 1,11 persen atau 261,59 poin ke 23.726,22, sementara CAC Prancis naik 0,88 persen atau 70,63 poin ke 8.096,43.

Optimisme global tidak hanya mengalir ke saham teknologi. Minat risiko yang membaik turut mengangkat sektor keuangan, terutama setelah Inggris merilis anggaran baru. Meski Menteri Keuangan Inggris Rachel Reeves menaikkan tarif pajak bagi pekerja, sektor perbankan tetap dibebaskan dari pajak tambahan, sehingga saham-saham bank mendapat dorongan.

Bank Inggris ikut terdorong setelah anggaran baru

FTSE 100 Inggris naik 0,85 persen atau 82,05 poin menjadi 9.691,58. Kenaikan indeks itu ditopang oleh saham perbankan, termasuk Lloyds Banking Group yang melonjak 3,4 persen. Saham HSBC juga menguat 1,3 persen, mempertegas bahwa sektor finansial menjadi salah satu penopang utama pasar Inggris pada sesi tersebut.

Selain faktor ekonomi dan kebijakan moneter, perkembangan diplomatik juga ikut memberi warna pada pasar. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menyatakan siap melanjutkan kerangka kerja perdamaian yang didukung Amerika Serikat untuk mengakhiri perang dengan Rusia. Pernyataan itu menambah harapan bahwa ketegangan geopolitik bisa mereda, setidaknya untuk sementara, dan memberi ruang bagi investor mempertahankan selera risikonya.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

Share post:

Subscribe

Popular

Terbaru
Terbaru

Rosan Konfirmasi Vale Luke Mahony Sebagai Dirut BUMN Ekspor DSI

Rosan Konfirmasi Luke Mahony Sebagai Direktur Utama PT DSI Rosan...

Dirut Terra Drone Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara: Kasus Kebakaran

Pengadilan Vonis Dirut Terra Drone Indonesia 1 Tahun 4...

Review Motherboard iGame B850M ULTRA: Pilihan Colorful Terbaik

Intip Seri Motherboard Terbaru COLORFUL: iGame B850M ULTRA COLORFUL Technology...

Manajemen Dokumentasi Terbaik dan Akuntabel di Kota Semarang

Kota Semarang Raih Predikat Sangat Memuaskan dalam Ajang Penghargaan...