Kapolda Metro: Profesionalisme & Pengabdian Diktuba Polri

Date:

Kapolda Metro Tekankan Profesionalisme dan Pengabdian di Penutupan Diktuba Polri 2025

Penutupan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2025 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Metro Jaya tidak hanya menandai kelulusan ratusan siswa, tetapi juga menjadi penegasan ulang tentang makna menjadi anggota Polri. Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, memanfaatkan momentum itu untuk mengingatkan bahwa seragam kepolisian membawa tanggung jawab besar yang tak berhenti pada tugas rutin, melainkan pada pengabdian yang harus hadir dalam setiap tindakan.

Polisi Bukan Sekadar Profesi

Dalam sambutannya, Asep menekankan bahwa menjadi polisi adalah panggilan hidup. Ia menyebut setiap anggota Polri harus mampu menampilkan diri sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan. Pesan itu disampaikan saat acara penutupan yang digelar di SPN Polda Metro Jaya, sebagai penanda berakhirnya masa pendidikan para siswa yang kini resmi menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua.

Asep juga mengingatkan bahwa tugas polisi di lapangan menuntut lebih dari sekadar keberanian. Profesionalisme, integritas, dan kemampuan melayani masyarakat secara humanis harus menjadi pegangan utama. Menurutnya, kehadiran polisi akan dinilai dari cara mereka bekerja, merespons persoalan warga, dan menjaga kepercayaan publik dalam setiap penugasan.

637 Bintara Resmi Dilantik

Dalam upacara tersebut, sebanyak 637 siswa dari 33 Polda di seluruh Indonesia dinyatakan lulus dan resmi dilantik menjadi anggota Polri. Mereka selanjutnya disiapkan untuk bertugas di berbagai satuan kerja Polri sesuai kebutuhan organisasi. Pelantikan itu menjadi tahap awal sebelum para bintara baru benar-benar diterjunkan ke tengah masyarakat dengan beban tugas yang jauh lebih kompleks.

Apresiasi untuk Lembaga Pendidikan dan Tenaga Pengajar

Rangkaian acara penutupan juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada lembaga pendidikan Polri serta seluruh tenaga pendidik yang terlibat dalam proses pembentukan para siswa. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mencetak generasi Bhayangkara yang Presisi, sekaligus menegaskan bahwa kualitas anggota Polri dibangun sejak dari pendidikan dasar kepolisian.

Dengan berakhirnya Diktuba Polri 2025, pesan yang mengemuka jelas: menjadi anggota Polri bukan sekadar soal kelulusan atau kenaikan pangkat, melainkan kesiapan untuk menempatkan pengabdian sebagai inti dari setiap langkah di lapangan.

Source link

Share post:

Subscribe

Popular

Terbaru
Terbaru

Dugaan Korupsi Mantan Jampidsus: Pengkhianatan Konstitusi

Karyono Wibowo: TPPU Aparat Penegak Hukum adalah Pengkhianatan Terhadap...

Penembakan Warga Curanmor di Jakarta Timur: Polisi Selidiki.

Kasus Penembakan Warga yang Menggagalkan Curanmor di Jakarta Timur Polisi...

KPU Umumkan Pembaruan Terbaru Daftar Pemilih – Berita Terkini

Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Tingkat Nasional Semester I Tahun...

Pengemudi Ojek Ditembak di Matraman Jaktim: Kejahatan di Kecamatan

Pengemudi Ojek Ditembak Terduga Pencuri Motor di Matraman, Jaktim Seorang...