Sosok pria tanpa identitas yang ditemukan mengambang di aliran kali kawasan Jalan Pulomas Selatan Kavling 3, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, masih menyisakan banyak tanda tanya. Temuan ini langsung menarik perhatian warga dan aparat, terlebih setelah polisi memastikan sejauh ini tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.
Korban Masih Misterius, Polisi Dalami Penyebab Kematian
Kapolsek Pulogadung, Kompol Suroto, menyampaikan bahwa pemeriksaan awal belum menunjukkan adanya indikasi penganiayaan. Meski begitu, kepolisian belum bisa memastikan penyebab kematian pria yang masih berstatus Mr X tersebut. Untuk itu, polisi berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polres Metro Jakarta Timur guna menelusuri identitas dan kondisi korban secara lebih rinci.
Berdasarkan keterangan awal, korban diperkirakan sudah meninggal sekitar 36 jam sebelum ditemukan. Informasi itu menjadi salah satu petunjuk penting dalam proses penyelidikan, meski belum cukup untuk menjawab apa yang sebenarnya terjadi sebelum jasad pria tersebut masuk ke aliran kali.
Temuan Berawal dari Warga dan Pengemudi Ojol
Penemuan jenazah bermula saat sejumlah warga yang hendak memancing melihat tubuh pria itu di air dalam keadaan tak bernyawa. Laporan kemudian juga datang dari seorang pengemudi ojek online yang tengah beristirahat di tepi kali. Dari laporan itulah petugas bergerak ke lokasi dan melakukan penanganan awal di lapangan.
Sudin Gulkarmat Jakarta Timur ikut diterjunkan untuk membantu proses evakuasi. Satu unit kendaraan penyelamat dan lima personel dikerahkan ke lokasi, sebelum akhirnya jenazah berhasil diangkat dari aliran kali.
Jenazah Dibawa ke RS Polri Kramat Jati
Usai dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan lebih lanjut. Langkah ini diambil agar penyebab kematian bisa diketahui secara lebih pasti, sekaligus membantu membuka identitas pria misterius tersebut.
Hingga kini, polisi masih menempatkan kasus ini dalam penyelidikan aktif. Ketiadaan tanda kekerasan memang menjadi catatan awal, tetapi belum cukup untuk menutup kemungkinan lain sebelum hasil pemeriksaan lanjutan keluar.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
