Program MBG Serap Anggaran Rp44 Triliun hingga 9 Maret
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan bahwa program Makanan Bergizi Gratis (MBG) terus menyerap anggaran dalam jumlah besar seiring perluasan pelaksanaan di berbagai daerah. Hingga 9 Maret, realisasi anggaran program ini telah mencapai Rp44 triliun, menandai skala program yang kian membesar dalam waktu singkat.
Jangkauan Penerima Tembus 61,62 Juta Orang
Menurut Suahasil, MBG sudah menjangkau sekitar 61,62 juta penerima manfaat melalui kurang lebih 25 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di seluruh Indonesia. Sasaran utama program ini memang siswa sekolah, tetapi penerima manfaat juga mencakup ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia. Dengan cakupan yang luas, program ini menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk memperkuat akses terhadap makanan bergizi bagi kelompok yang membutuhkan.
Pemerintah Tekankan Tata Kelola dan Efisiensi
Suahasil menegaskan pemerintah tetap berkomitmen menjaga agar pelaksanaan MBG berjalan dengan tata kelola yang baik. Di saat yang sama, penggunaan anggaran juga harus efisien agar program benar-benar memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Pemerintah menempatkan MBG bukan sekadar sebagai penyaluran bantuan, melainkan sebagai langkah nyata untuk memperbaiki kualitas gizi masyarakat Indonesia secara bertahap dan terukur.
Fokus pada Manfaat Nyata di Lapangan
Di tengah besarnya anggaran yang terserap, perhatian pemerintah tampak tertuju pada hasil di lapangan: makanan bergizi harus benar-benar sampai kepada penerima manfaat. Dengan dukungan ribuan SPPG di berbagai wilayah, MBG diproyeksikan menjadi salah satu program sosial dengan jangkauan paling luas, sekaligus ujian bagi konsistensi pelaksanaan dan pengawasan anggarannya.
Source link
