Ledakan SPBE Cimuning Bikin Warga Bekasi Panik, Rumah di Sekitar Lokasi Ikut Rusak
Suasana malam di Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, mendadak berubah mencekam pada Rabu malam, 1 April 2026. Ledakan hebat yang disusul kebakaran besar di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah.
Peristiwa itu tak hanya memicu kepanikan, tetapi juga meninggalkan kerusakan di permukiman yang berada sangat dekat dengan lokasi kejadian. Video yang diunggah akun Instagram gobekasi.official memperlihatkan warga berlarian menyelamatkan diri setelah suara ledakan terdengar keras dari area SPBE.
Rumah Warga Terdampak Ledakan
SPBE yang berada di Jalan Cinyosog itu disebut hanya berjarak sekitar 15 meter dari tembok rumah warga. Kedekatan jarak inilah yang membuat dampak ledakan terasa langsung ke lingkungan sekitar. Sejumlah dinding dan atap rumah dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat hantaman ledakan dan panas dari kebakaran yang menyusul setelahnya.
Sejumlah warga juga mengaku sudah mencium bau gas beberapa meter sebelum ledakan terjadi. Kondisi itu menambah kekhawatiran karena tanda-tanda kebocoran diduga muncul lebih dulu sebelum insiden besar tersebut terjadi.
Petugas Berusaha Kendalikan Api
Setelah ledakan, petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan untuk menjinakkan api yang membesar di lokasi. Di sisi lain, PLN setempat turut melakukan pemadaman listrik di area terdampak agar kebakaran tidak merembet lebih luas dan membahayakan warga sekitar.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai korban jiwa maupun jumlah warga yang mengalami luka-luka. Penyebab pasti ledakan dan kebakaran di SPBE Cimuning juga masih dalam penyelidikan petugas terkait.
Insiden ini kembali menyorot risiko fasilitas penyimpanan dan pengisian elpiji yang berdiri sangat dekat dengan permukiman padat, terutama ketika gangguan sekecil apa pun dapat berubah menjadi ancaman besar bagi warga di sekelilingnya.
Source link
