Mantan Karyawan Depot Air Minum Ditangkap Polisi karena Pencurian Motor

Date:

JAKARTA UTARA — Seorang mantan karyawan depot air minum berinisial H (24) tak berkutik saat ditangkap Unit Reskrim Polsek Pademangan di Lampung. Ia diduga mencuri sepeda motor, alat penyimpanan berisi uang, serta ponsel milik bekas bosnya di Jalan Pademangan 2 Gang 19, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.

Ditangkap Saat Berkumpul dengan Keluarga

Pelaku dibekuk pada Selasa (24/3), saat momen perayaan Lebaran, ketika berada di rumah neneknya di Provinsi Lampung dan sedang berkumpul bersama keluarga. Polisi menyebut, setelah beraksi pada Rabu (18/3), H langsung melarikan diri keluar Jakarta. Penangkapan itu dilakukan setelah tim opsnal menerima laporan korban dan menelusuri jejak keberadaan pelaku hingga ke daerah Lampung.

Kapolsek Pademangan menjelaskan, H bukan orang baru di depot tersebut. Ia disebut pernah bekerja selama dua tahun sebelum akhirnya mengundurkan diri. Meski sudah tak lagi menjadi karyawan, H diduga masih memegang akses masuk ke lokasi usaha itu, termasuk kunci pintu toko.

Kunci Lama Jadi Celah Pencurian

Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi pencurian terjadi ketika korban sedang berada di rumahnya di Jalan Pademangan II. Dari rekaman CCTV di dalam toko, pelaku terlihat masuk dan mengambil barang-barang milik korban pada dini hari. Dengan memanfaatkan kunci yang masih dipegangnya, H membuka pintu toko lalu membawa kabur sepeda motor serta alat penyimpanan berisi uang.

Saat diperiksa, pelaku juga mengakui ponsel hasil curiannya ditemukan di rumah neneknya. Sementara itu, sepeda motor yang dibawanya disebut sudah dijual di daerah Tangerang, Banten.

Ancaman Hukuman hingga Tujuh Tahun

Polisi menjerat H dengan Pasal 477 Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara hingga tujuh tahun. Setelah diamankan, pelaku bersama barang bukti dibawa ke Mapolsek Pademangan, Jakarta Utara, untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Kasus ini menyorot bagaimana akses lama yang tak benar-benar ditutup bisa berubah menjadi celah kejahatan, terlebih ketika pelaku masih mengetahui seluk-beluk lokasi usaha dan waktu yang tepat untuk melancarkan aksinya.

Source link

Share post:

Subscribe

Popular

Terbaru
Terbaru

Perubahan Karakter Perang Membutuhkan Konsep Pertahanan yang Lebih Luas

Perlindungan pangan, energi, data, komunikasi, dan transportasi menjadi bagian penting dari konsep pertahanan yang lebih adaptif.

Sidang Tuntutan Terdakwa Kasus Impor Ponsel Ilegal di PN Jakut

Sidang Tuntutan Terdakwa Kasus Impor Ponsel Ilegal di PN...

Erupsi Gunung Api: Fakta-Fakta Tentang Pengubah Bentang Alam

Erupsi Gunung Anak Krakatau: Mengubah...

Laporan Kasus Abah Setu Masih Berjalan: Update Polres Metro Bekasi

Proses Hukum Kasus Abah Setu Terus Berjalan tanpa Pencabutan...