Kritik Saiful Mujani: Tidak Beradab dalam Demokrasi

Date:

Direktur Garuda Institute, Irvan Mahmud, mengomentari kontroversi yang diakibatkan oleh pendapat Saiful Mujani dalam sebuah wawancara telepon dengan Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL. Saiful Mujani, seorang akademisi terkenal dengan gelar Guru Besar di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta dan pendiri Saiful Mujani Research and Consulting Center, menuai kontroversi dengan seruannya untuk menggulingkan presiden tanpa dasar konstitusional yang kuat. Irvan menyatakan bahwa kebebasan berpendapat penting, namun tidak boleh digunakan untuk merusak kedamaian nasional. Menurut UUD NRI 1945, prosedur pemakzulan presiden telah diatur dengan jelas untuk kasus pelanggaran berat atau kematian. Irvan menekankan pentingnya menjaga stabilitas nasional dan menolak narasi provokatif yang bisa merusak demokrasi. Kritik terhadap presiden diperbolehkan, namun upaya untuk menjatuhkannya tanpa melalui prosedur yang benar dinilai tidak bermoral dan dapat merugikan proses demokrasi.

Source link

Share post:

Subscribe

Popular

Terbaru
Terbaru

Harris Arthur Hedar Kembali Posisi Komisaris Independen WIKA

Harris Arthur Hedar Kembali Dipercaya Jabat Komisaris Independen WIKA Pada...

Raperda DKI: Melawan Kekerasan Terhadap Perempuan

Gubernur DKI Jakarta Tekankan Pentingnya Raperda untuk Pelindungan Perempuan Jakarta...

Kasus Bea Cukai: KPK Buka Peluang Jerat Pengusaha Rokok

KPK Mendalami Konstruksi Hukum Terkait Dugaan Pemberian Uang dari...

Penanganan Kriminal dan Peredaran Narkoba: Dari Lapas hingga Parkir Liar

Peristiwa Kriminal di Jakarta: Dari Peredaran Narkoba di Lapas...