Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, menyatakan bahwa jalur perdagangan global kini bisa dilalui oleh kapal dagang, namun masih dalam pengawasan ketat pemerintah Iran. Araghchi menegaskan bahwa melalui gencatan senjata di Lebanon, semua kapal komersial diizinkan untuk berlayar melalui Selat Hormuz. Namun demikian, kapal-kapal harus mematuhi ketentuan yang ditetapkan Iran, dengan pelayaran hanya diperbolehkan melalui jalur tertentu atau “rute terkoordinasi” yang ditentukan oleh otoritas maritim Iran. Belum ada kejelasan mengenai kemungkinan biaya tambahan atau syarat khusus bagi kapal yang melintas.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan apresiasi terhadap langkah Iran tersebut dan menyebutnya sebagai “kabar baik bagi dunia”. Meskipun demikian, Trump menegaskan bahwa blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran akan tetap berlaku hingga ada kesepakatan baru dengan Teheran. Pernyataan Trump langsung dibantah oleh Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, yang menyatakan bahwa Selat Hormuz belum sepenuhnya terbuka selama tekanan dan blokade dari AS masih berlangsung.
Kondisi di lapangan menunjukkan situasi yang belum stabil. Data pelacakan kapal menunjukkan bahwa sejumlah kapal tanker mencoba keluar dari Selat Hormuz namun berbalik arah karena belum mendapatkan izin. Media Iran yang berada di bawah Garda Revolusi Iran menyebut kebijakan pembukaan jalur ini bersifat selektif, dengan kapal komersial harus berkoordinasi dengan otoritas Iran dan kapal dari negara yang dianggap bermusuhan berpotensi ditolak. Iran bahkan mengisyaratkan kemungkinan menutup kembali Selat Hormuz jika tekanan militer AS terus berlanjut.
Situasi ini terjadi dalam konteks gencatan senjata selama 10 hari antara Israel dan Lebanon. Konflik antara Israel dan Hizbullah, yang merupakan sekutu Iran, menjadi salah satu faktor utama dalam ketegangan di wilayah tersebut. Meskipun upaya diplomasi antara AS dan Iran masih belum mencapai kesepakatan permanen setelah perundingan sebelumnya gagal, kawasan tersebut tetap berada dalam ketegangan yang tinggi.
