Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Konservasi Tumbuhan Kebun Raya dan Kehutanan tengah mengkaji cara tumbuhan dapat bertahan hidup di tengah tekanan dari aktivitas manusia dan perubahan iklim.
Periset Ekofisiologi Tumbuhan BRIN, Mutiara Pitaloka, menyatakan, “Kami mencoba mempelajari bagaimana tumbuhan bisa bertahan hidup di kondisi lingkungan yang sudah tidak ideal lagi.”
Data dari International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) menunjukkan bahwa jumlah tanaman langka ada sekitar 769 spesies, sementara tanaman yang terancam punah mencapai 62 ribu spesies.
Mutiara menjelaskan bahwa jumlah tanaman yang terancam punah dan langka sangat tinggi. Kelangkaan tanaman ini menjadi perhatian serius yang harus ditangani agar bisa tetap lestari.
Mutiara juga menambahkan, “Mungkin kita belum sepenuhnya menyadari konsekuensi jika tanaman-tanaman tersebut punah. Namun, kenyataannya, banyak spesies tumbuhan yang sudah punah maupun terancam punah di bumi ini.”
Salah satu kelompok tanaman yang membutuhkan perhatian serius di Indonesia adalah kelompok tanaman magnolia. Indonesia memiliki lima spesies tumbuhan endemik, tetapi ada empat spesies yang terancam punah. Perbandingan jumlah spesies endemik dan spesies terancam punah ini sangat mengkhawatirkan.
Mutiara menjelaskan, “Berdasarkan kekhawatiran ini, kami mulai menganalisis dan memahami penyebab kepunahan tumbuhan tersebut.”
Pertanian menjadi salah satu penyebab kepunahan tumbuhan, karena menyebabkan hilangnya habitat tumbuhan. Bukaan lahan untuk pertanian dan pemukiman juga mengancam keberadaan tumbuhan. Selain itu, pemanasan global juga berkontribusi terhadap kepunahan tumbuhan. Bahkan, pengenalan spesies tumbuhan dari satu daerah ke daerah lain juga dapat berdampak negatif terhadap tanaman endemik di lokasi tersebut.
Mutiara mengungkapkan, “Eksploitasi berlebih seperti penebangan hutan untuk mendapatkan kayu juga dapat berdampak negatif terhadap kelangsungan hidup tumbuhan.”
Evaluasi terhadap faktor-faktor tersebut penting untuk melindungi keberlangsungan hidup tumbuhan. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berupaya menghasilkan informasi yang berguna bagi perlindungan dan konservasi tumbuhan.
Sumber: ANTARA News

