“Benarkah CV Cahaya Putra Mandiri Bantah Proyek Mangkrak di SMKN 1 Terentang?”

Date:

CV Cahaya Putra Mandiri Klarifikasi Isu Proyek SMKN 1 Terentang yang Dianggap Mangkrak

Isu proyek yang disebut mangkrak di SMK Negeri 1 Terentang, Kubu Raya, memunculkan sorotan publik setelah pemberitaan yang beredar pada 5 Desember 2024. Menanggapi hal itu, Adi selaku pemilik CV Cahaya Putra Mandiri, kontraktor pelaksana, menyampaikan klarifikasi resmi kepada media pada 6 Desember 2024. Ia menilai kabar yang beredar belum menggambarkan kondisi sebenarnya di lapangan.

Kontrak Masih Berjalan, Pekerjaan Belum Selesai

Adi menegaskan proyek tersebut masih dalam tahap pelaksanaan dan belum melewati masa kontrak. Karena itu, menurut dia, menyebut pekerjaan sebagai proyek mangkrak adalah kesimpulan yang terlalu cepat. Ia memastikan perusahaannya tetap berkewajiban menuntaskan pekerjaan sesuai jadwal yang telah disepakati.

Dalam penjelasannya, Adi juga menyebut pelaksanaan proyek sempat terkendala cuaca ekstrem, terutama musim hujan. Kondisi itu membuat sejumlah aktivitas konstruksi melambat dan memerlukan penyesuaian di lapangan. Meski begitu, ia menegaskan pekerjaan tetap berjalan dan tidak ditinggalkan begitu saja.

Biaya Masih Ditanggung Kontraktor

Selain membantah anggapan proyek terbengkalai, Adi juga menyoroti soal pembiayaan. Ia menyampaikan bahwa dana negara belum digunakan dalam proyek tersebut dan seluruh biaya konstruksi sejauh ini masih ditanggung secara pribadi oleh pihak kontraktor. Atas dasar itu, ia menolak tuduhan yang mengaitkan proyek tersebut dengan kerugian negara.

Harapan agar Publik Melihat Kondisi Secara Utuh

Adi berharap semua pihak dapat memahami situasi yang sedang dihadapi di lapangan dan memberi ruang agar pekerjaan bisa diselesaikan dengan baik. Ia menekankan komitmen CV Cahaya Putra Mandiri untuk menuntaskan proyek dengan kualitas terbaik, sebagai bentuk tanggung jawab terhadap pembangunan fasilitas pendidikan di SMK Negeri 1 Terentang.

Di tengah sorotan yang muncul, klarifikasi ini menjadi penegasan bahwa proyek tersebut belum berakhir dan masih berada dalam proses pengerjaan, meski harus berhadapan dengan hambatan cuaca dan tekanan dari persepsi publik.

Share post:

Subscribe

Popular

Terbaru
Terbaru

Bayi Baru Lahir Ditemukan dalam Tas di Tumpukan Sampah Jakbar

Suara tangisan dari tumpukan sampah di depan RPTRA Maya...

Polisi Kejar Pelaku TPPO Modus Rekrutmen Anak Buah Kapal

Polres Pelabuhan Tanjung Priok meningkatkan penanganan dugaan tindak pidana...

Polres Jakpus Dampingi Siswa Diduga Korban Kekerasan

Polres Metro Jakarta Pusat bersama Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan...

Komplotan Pencuri Rusak Portal, Curi Mobil Warga Kembangan

Mobil Toyota Avanza milik seorang warga di Jalan Haji...