Sidang praperadilan yang diajukan Nadiem Anwar Makarim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Jumat menarik perhatian bukan hanya karena substansi perkaranya, tetapi juga karena kehadiran keluarga besar mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi itu di ruang sidang. Sejumlah anggota keluarga terlihat duduk di barisan depan untuk mengikuti jalannya persidangan perdana yang berkaitan dengan penetapan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek periode 2019–2022.
Keluarga Hadir di Sidang Perdana
Di antara keluarga yang tampak hadir adalah Nono Anwar Makarim dan Atika Algadrie. Kehadiran mereka memberi warna tersendiri pada sidang yang sejak awal sudah menyita perhatian publik. Di ruang sidang, proses masih berfokus pada pembacaan permohonan dari pihak pemohon yang diwakili kuasa hukum Nadiem. Agenda ini menjadi langkah awal untuk menguji apakah penetapan tersangka oleh Kejaksaan Agung memiliki dasar hukum yang sah atau tidak.
Gugatan Atas Penetapan Tersangka
Nadiem mengajukan praperadilan untuk mempersoalkan status tersangka yang disematkan kepadanya dalam kasus pengadaan Chromebook. Kejaksaan Agung sebelumnya menetapkan Nadiem sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Direktur Penyidikan pada Kejaksaan Agung, Nurcahyo Jungkung Madyo, menyebut Nadiem selaku Mendikbudristek pada 2020 merencanakan penggunaan produk Google dalam pengadaan alat TIK di Kemendikbudristek, padahal pengadaan tersebut belum dimulai.
Dalam perkara ini, Nadiem dikenakan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Sidang praperadilan akan menjadi penentu apakah penetapan itu dinilai sah menurut hukum atau justru sebaliknya.
Sidang yang Disorot Publik
Perkara ini tidak hanya memunculkan pertanyaan soal proses hukum, tetapi juga sorotan publik terhadap dinamika di balik penetapan tersangka terhadap figur yang pernah memimpin kementerian strategis. Kehadiran keluarga dalam sidang perdana memperlihatkan bahwa proses ini menjadi momen penting bagi pihak Nadiem, sekaligus menandai babak baru dalam sengketa hukum yang kini memasuki ruang praperadilan.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
