Polres Metro Bekasi memilih langkah yang tak hanya keras, tetapi juga merangkul warga dalam upaya menekan peredaran narkoba di Kampung Kavling, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Di tengah ancaman obat-obatan terlarang yang terus menghantui lingkungan permukiman, kepolisian memperkuat edukasi sebagai benteng awal agar masyarakat tidak ikut terseret dalam jaringan peredaran gelap narkotika.
Edukasi Jadi Lanjutan dari Penindakan
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Polisi Sumarni, menegaskan bahwa pemberantasan narkoba di wilayah tersebut dilakukan dengan dua pendekatan sekaligus: penegakan hukum dan pencegahan. Menurut dia, edukasi yang digelar di SDN Cikarang Kota 01 itu merupakan tindak lanjut dari operasi senyap yang sebelumnya berhasil mengamankan pelaku narkotika.
Langkah ini, kata Sumarni, penting untuk memperkuat daya tahan masyarakat terhadap ancaman narkotika yang kian mengkhawatirkan. Bagi kepolisian, memutus rantai peredaran tidak cukup hanya dengan menangkap pelaku, tetapi juga memastikan warga memahami bahaya yang mengintai dari penyalahgunaan narkoba.
Ratusan Warga Dilibatkan
Kegiatan edukasi tersebut dihadiri sekitar 300 warga setempat. Kehadiran aparat di tengah masyarakat menjadi penanda bahwa negara tidak tinggal diam menghadapi ancaman yang dapat merusak generasi muda. Polisi mendorong warga agar lebih berani menyatakan penolakan terhadap peredaran narkotika di lingkungannya masing-masing.
Dalam kesempatan yang sama, Polri juga menyalurkan bantuan sosial berupa 300 paket sembako kepada warga. Bantuan itu menjadi bagian dari pendekatan humanis yang ditempuh kepolisian, sekaligus memperkuat kedekatan dengan masyarakat yang terdampak langsung oleh situasi di wilayah tersebut.
Sinergi Lintas Instansi Ditekankan
Acara itu turut dihadiri Asda Kabupaten Bekasi Hudaya, perwakilan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bekasi Juhandi, Kasatpol PP Kabupaten Bekasi Surya Wijaya, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Arief Kurnia. Kehadiran unsur pemerintah daerah dan instansi terkait menunjukkan bahwa perang melawan narkoba tidak bisa dibebankan kepada polisi semata.
Sinergi lintas lembaga menjadi kunci agar upaya pencegahan, pengawasan, dan penindakan berjalan searah. Di Kampung Kavling, pesan yang ingin ditegaskan jelas: melawan narkoba bukan sekadar tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama untuk menjaga lingkungan tetap aman dari zat adiktif yang merusak masa depan.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
