Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menegur pengemudi mobil yang terekam melakukan aksi zig-zag di ruas Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), Jakarta Timur. Meski lalu lintas saat itu tampak lengang, manuver berulang dari satu lajur ke lajur lain dinilai tetap berisiko dan tidak bisa dianggap sepele.
Pengemudi Sudah Diberi Teguran
Kasatlantas Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Reiki Indra Brata Manggala, mengatakan pengemudi yang melakukan aksi tersebut telah diidentifikasi. Menurut dia, petugas sudah memberikan teguran lisan sekaligus imbauan edukatif agar perilaku serupa tidak diulangi.
Reiki menegaskan bahwa aturan di jalan tol harus dipatuhi oleh semua pengguna jalan. Aksi zig-zag, meski terlihat seperti sekadar atraksi, berpotensi memicu kecelakaan karena mengganggu arus kendaraan dan membuat situasi lalu lintas sulit diprediksi.
Video Viral di Media Sosial
Video amatir yang beredar di Instagram @jakarta_siders memperlihatkan lima mobil melaju dalam satu rombongan di Tol Becakayu pada Rabu (4/3) malam. Dalam rekaman itu, kendaraan tampak berpindah-pindah lajur secara bergantian, bahkan dari lajur satu hingga lajur tiga.
Perilaku tersebut langsung menuai sorotan warganet karena dianggap membahayakan pengendara lain. Banyak pihak menilai, jalan tol bukan tempat untuk menunjukkan gaya berkendara yang berisiko, terlebih saat kecepatan kendaraan tinggi dan ruang gerak terbatas.
Warga Minta Pengawasan Diperketat
Salah satu warga, Indah (29), mengaku khawatir melihat aksi tersebut. Ia berharap kepolisian tidak hanya memberi teguran, tetapi juga meningkatkan pengawasan agar pelanggaran serupa tidak kembali terjadi di jalan tol.
Reaksi publik ini menunjukkan bahwa ketertiban berlalu lintas masih menjadi persoalan yang perlu dijaga bersama. Di jalan tol, kesalahan kecil bisa berujung pada dampak besar, sehingga disiplin dan kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci keselamatan.
Source link
