Menjaga Keamanan Aset Nasabah Bersama Mirae Asset Sekuritas

Date:

Menjaga Keamanan Aset Nasabah di Tengah Sorotan Hukum yang Menimpa Mirae Asset Sekuritas

Di tengah ramainya perhatian publik atas penggeledahan yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pada Rabu, 4 Maret 2026, Mirae Asset Sekuritas memilih menempatkan satu pesan utama di depan: aset nasabah tetap aman. Penegasan ini menjadi penting karena kabar soal proses hukum kerap memunculkan kekhawatiran di kalangan investor, terutama mereka yang menyimpan dana dan efek melalui perusahaan sekuritas.

Aset Nasabah Tetap Ada di Bawah Pengawasan KSEI

Perusahaan memastikan seluruh efek dan dana milik nasabah tercatat serta tersimpan dalam sistem Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Artinya, aset tersebut berada dalam mekanisme pengawasan yang berlaku di pasar modal, bukan berada bebas di luar sistem. Mirae Asset menegaskan bahwa dana maupun portofolio investasi nasabah dipisahkan dari kepentingan perusahaan, sehingga tidak bercampur dalam pengelolaan internal.

Klarifikasi ini disampaikan di tengah mencuatnya dugaan tindak pidana di pasar modal yang menyeret PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (MASI) dan PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS), emiten yang dimiliki Sultan Subang. Dalam situasi seperti ini, kepastian soal posisi aset menjadi hal yang paling dicari nasabah.

Operasional dan Layanan Tetap Berjalan Normal

Di saat proses hukum masih berjalan, Mirae Asset menyebut layanan kepada nasabah tetap berlangsung seperti biasa. Perusahaan juga menyatakan terus memperkuat teknologi, infrastruktur sistem, dan standar pengamanan internal untuk menjaga keamanan investasi. Sikap ini menunjukkan bahwa perseroan berupaya menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan reputasi yang muncul dari pemeriksaan aparat.

Bagi nasabah, kelanjutan layanan menjadi indikator penting bahwa aktivitas transaksi dan akses terhadap rekening efek tidak terganggu oleh proses yang sedang ditangani otoritas. Mirae Asset menempatkan stabilitas operasional sebagai prioritas agar aktivitas harian investor tetap berjalan tanpa hambatan.

Menghormati Proses Hukum, Tetap Dorong Transparansi

Manajemen Mirae Asset menegaskan menghormati langkah hukum yang ditempuh pihak berwenang. Di saat yang sama, perusahaan menyatakan tetap berpegang pada prinsip transparansi, tata kelola perusahaan yang baik, dan kepatuhan terhadap aturan pasar modal Indonesia. Dalam pernyataannya, Mirae Asset juga mengatakan akan terus memberikan informasi serta dukungan yang diperlukan selama proses ini berlangsung.

Di tengah sorotan publik, pesan yang ingin ditegaskan perusahaan cukup jelas: proses hukum berjalan, tetapi perlindungan terhadap aset nasabah tetap menjadi prioritas utama. Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

Share post:

Subscribe

Popular

Terbaru
Terbaru

Huawei Rilis Tablet Mini Premium ke Indonesia – Bobot 260 Gram

Huawei Segera Rilis Tablet Huawei MatePad Mini di Indonesia Huawei...

Prabowo Bantah Terima Keuntungan dari Program MBG

BGN Bantah Isu Prabowo Terima Keuntungan dari Program MBG Menteri...

Penangkaran Rusa Timor Mendukung Masa Depan Keanekaragaman Hayati

Penangkaran Rusa Timor mempertegas visi pelestarian Megamendung.