Kebakaran yang melanda pabrik plastik di Jalan Bojong Raya No.26, RT 05/RW 04, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, masih menyisakan tanda tanya besar. Polisi kini menelusuri kemungkinan bahwa api muncul dari aktivitas sejumlah remaja yang diduga melempar petasan ke area pabrik saat waktu sahur. Meski dugaan awal mengarah ke sana, aparat menegaskan penyebab pastinya belum dipastikan dan masih dalam tahap penyelidikan.
Dugaan Petasan Jadi Titik Awal Penelusuran
Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Parman Gultom, menyebut pihaknya masih mengumpulkan keterangan terkait insiden tersebut. Dugaan sementara yang berkembang adalah adanya anak-anak atau remaja yang menggunakan petasan untuk membangunkan sahur di sekitar lokasi. Warga dan sekuriti pabrik sebelumnya juga sudah sempat mengingatkan agar aktivitas itu tidak dilakukan di area tersebut.
Namun, hingga kini kepolisian belum dapat memastikan apakah petasan benar-benar menjadi penyebab utama kebakaran. Proses penyelidikan masih berjalan untuk mencocokkan informasi dari saksi, kondisi di lapangan, dan kronologi kejadian.
Pabrik Belum Ajukan Laporan Polisi
Di sisi lain, pihak pabrik belum membuat laporan resmi ke kepolisian terkait kebakaran itu. Kondisi tersebut membuat penyidik harus bergerak lebih dulu dari temuan awal di lokasi dan keterangan para saksi yang ada. Aparat tetap berupaya memastikan apakah ada unsur kelalaian atau faktor lain yang memicu api membesar di dalam pabrik plastik tersebut.
Tidak Ada Korban Jiwa
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, mengatakan kebakaran diduga terjadi setelah sekelompok remaja melempar petasan. Salah satu petasan disebut masuk ke dalam pabrik dan memicu api yang kemudian membakar isi bangunan. Meski kejadian itu cukup besar, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.
Hingga saat ini, polisi masih menunggu hasil penyelidikan lanjutan untuk memastikan rangkaian kejadian yang sebenarnya di Cengkareng itu.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
