Jakarta — Pengamanan ketat disiapkan untuk laga Timnas Garuda melawan Bulgaria yang digelar di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold E.P Hutagalung, menyebut sedikitnya 700 personel akan disiagakan guna mengawal jalannya pertandingan yang menjadi bagian dari perebutan tempat ketiga dan final.
Ribuan Personel Disebar di Titik-Titik Strategis
Menurut Reynold, personel pengamanan tidak hanya berasal dari kepolisian, tetapi juga melibatkan Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemprov DKI Jakarta, serta unsur terkait lainnya. Mereka akan ditempatkan di sejumlah titik penting, mulai dari pintu masuk stadion, area pertandingan, hingga kawasan Senayan yang diperkirakan dipadati penonton.
Reynold menjelaskan bahwa skema pengamanan disusun untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan aman. Kehadiran aparat di lapangan juga ditujukan agar penonton bisa menikmati pertandingan tanpa gangguan, terutama mengingat tingginya potensi keramaian di sekitar GBK.
Larangan Barang Berbahaya Jadi Sorotan
Dalam keterangannya, Reynold juga mengingatkan suporter agar tidak membawa barang-barang terlarang ke dalam stadion. Petasan, flare, senjata tajam, narkoba, hingga minuman beralkohol diminta untuk tidak dibawa demi menjaga keamanan bersama.
"Kami akan memastikan keamanan para suporter yang hadir di GBK, sehingga semua pihak dapat menjaga ketertiban selama acara berlangsung," ungkap Reynold. Imbauan ini menjadi bagian penting dari pengamanan, mengingat satu insiden kecil saja bisa mengganggu jalannya pertandingan dan membahayakan penonton lain.
Arus Lalu Lintas Diatur Situasional
Selain pengamanan di dalam dan sekitar stadion, pengaturan lalu lintas di kawasan Senayan juga akan dilakukan secara situasional. Langkah ini disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan dan mencegah kemacetan yang biasa terjadi saat pertandingan besar berlangsung.
Dengan jadwal pertandingan yang dimulai pukul 15.30 WIB dan 20.00 WIB, aparat memprediksi aktivitas di sekitar GBK akan meningkat sejak siang hari. Karena itu, pengamanan dan rekayasa lalu lintas akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan agar akses keluar masuk kawasan tetap terkendali.
Source link
