Polisi Jakbar Selidiki Jambret Kalung di Jelambar, Rekaman CCTV Jadi Petunjuk Utama
Kasus penjambretan kalung yang menimpa seorang wanita di Jalan Jelambar Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, kini tengah diburu polisi. Aksi yang terekam kamera pengawas itu bukan hanya ramai di media sosial, tetapi juga memperlihatkan betapa cepatnya kejahatan jalanan bisa terjadi di ruang publik yang tampak biasa saja.
Polsek Grogol Petamburan bergerak menelusuri jejak pelaku dari rekaman CCTV yang beredar. Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan, menyebut pola gerak pelaku mengarah pada seseorang yang sudah terbiasa melakukan aksi serupa. Menurut dia, cara pelaku mendekat lalu merampas kalung korban menunjukkan tindakan yang terukur dan cepat.
Detik-detik Kalung Dirampas Saat Korban Dibonceng
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (31/3) sekitar pukul 19.52 WIB. Dalam video yang beredar, korban tampak dibonceng anaknya menggunakan sepeda motor. Saat melintas, dua pelaku mendekat dan dalam hitungan detik langsung merampas kalung yang dikenakan korban, lalu kabur meninggalkan lokasi.
Aksi tersebut berlangsung sangat singkat, namun cukup meninggalkan rasa waswas bagi warga sekitar. Rekaman CCTV menjadi titik awal penting bagi kepolisian untuk memetakan arah penyelidikan, termasuk menilai apakah pelaku memang sudah memahami situasi dan memilih momen yang tepat untuk beraksi.
Polisi Dalami Jejak Pelaku di Wilayah Jelambar
Alexander mengatakan kasus ini menjadi laporan kedua sejak awal 2026 di wilayah Jelambar. Meski begitu, kepolisian memastikan penyelidikan tetap berjalan dan tidak berhenti hanya karena pelaku belum segera tertangkap.
Polsek Grogol Petamburan juga mencatat bahwa aksi penjambretan bukan hal baru di kawasan tersebut. Karena itu, polisi terus mengumpulkan petunjuk dari rekaman serta keterangan yang tersedia untuk mengidentifikasi para pelaku dan menelusuri keberadaan mereka.
Di tengah penyelidikan yang masih berlangsung, kasus ini kembali menegaskan bahwa kejahatan jalanan kerap memanfaatkan kelengahan sesaat. Dalam satu momen yang sangat singkat, korban bisa kehilangan barang berharga, sementara pelaku menghilang sebelum sempat dikejar.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
