Persaingan dalam menentukan posisi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) tidaklah bersifat langsung, menurut Pengamat Politik Adib Miftahul. Faktor-faktor seperti regenerasi, kebutuhan organisasi, dan masa dinas memainkan peran yang penting dalam proses ini. Laksdya Irvansyah, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI, dan Laksdya Agus Hariadi, Staf Khusus KSAL, dipandang memiliki kualifikasi yang paling layak untuk posisi KSAL. Irvansyah dikenal dengan rekam jejaknya di bidang operasi laut dan keamanan maritim, sedangkan Agus Hariadi memiliki pengalaman dalam perencanaan strategis dan kebijakan pertahanan.
Menurut Adib, keputusan Presiden dalam menentukan KSAL tidak hanya didasarkan pada senioritas, tetapi juga melibatkan faktor regenerasi, kesinambungan program, dan kapasitas kepemimpinan. Figur dengan masa dinas yang lebih panjang, seperti Irvansyah, lebih diuntungkan karena dapat menjalankan program strategis secara berkelanjutan. Namun, keputusan akhir tetap merupakan hak prerogatif Presiden. Hingga saat ini, belum ada keputusan resmi terkait siapa yang akan menduduki posisi KSAL, namun proses seleksi diyakini akan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari rekam jejak hingga dinamika politik dan keamanan nasional.
