Truk berpelat H 9244 KE mengalami kecelakaan dan terguling di median jalan, mengakibatkan puluhan keranjang tembakau tumpah dan menyebabkan gangguan lalu lintas di jalur C. Meskipun terjadi kepadatan, petugas kepolisian dan pengelola tol bekerja sama untuk mengatur lalu lintas dan memastikan kendaraan tetap bisa melintas secara bergantian.
Selain merusak infrastruktur jalan, kecelakaan ini menyebabkan guard rail di median hancur dan tiang penanda kilometer roboh akibat tertabrak truk. Petugas dan pekerja bekerja keras untuk mengevakuasi tembakau yang berserakan di jalan dan memindahkannya ke truk lain.
Menurut Panit PJR Polda Jateng, Ipda Wahyudi, kecelakaan diduga dipicu oleh pecahnya ban bagian kanan truk. Proses evakuasi segera dilakukan dengan menggunakan alat berat, termasuk truk crane yang disiagakan di jalur C.
Evakuasi dilakukan secara bertahap, dimulai dengan pemindahan seluruh muatan untuk meringankan beban truk sebelum truk diangkat menggunakan crane. Sopir truk, Ahmadi, hanya mengalami luka ringan dan mengaku bahwa ban depan kanan truk pecah tiba-tiba, namun ia berhasil mengendalikan kendaraan tanpa membahayakan kendaraan lain di sekitarnya.
Truk tersebut ternyata mengangkut tembakau dari Kendal menuju Sidoarjo, Jawa Timur. Proses evakuasi dan perbaikan infrastruktur jalan terus dilakukan untuk mengembalikan kondisi lalu lintas ke kondisi normal.
