Gatot Nurmantyo: Jokowi Rangsek Masuk ke Struktur Pemerintahan Prabowo
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo mengungkapkan pandangannya terkait situasi politik saat ini. Menurutnya, Jokowi telah merangsek masuk ke dalam struktur pemerintahan Presiden Prabowo dengan cara menanam beberapa orang di posisi menteri.
Sabotase Struktural
Dalam keterangan yang disampaikan di Hall Dewan Pers, Jakarta, Gatot menegaskan bahwa terjadi sabotase struktural yang dilakukan oleh kelompok orang yang terafiliasi dengan Jokowi. Menurutnya, aksi unjuk rasa mahasiswa belakangan ini juga merupakan bagian dari tekanan terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap kontroversial.
Salah satu isu yang diangkat adalah terkait Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tambang batu bara. Gatot menyoroti lambannya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dalam menerbitkan RKAB tahun 2026. Hal ini berdampak pada defisit pasokan batu bara untuk PLN dan menyebabkan pemadaman listrik besar-besaran di Sumatra.
Ancaman Blackout
Dalam konteks ini, Gatot Nurmantyo telah memperingatkan mengenai potensi terjadinya blackout akibat kekurangan pasokan batu bara. Menurutnya, kondisi ini sebenarnya sudah diprediksi tiga bulan sebelumnya. Pemerintah diingatkan agar segera mengatasi permasalahan ini untuk mencegah dampak yang lebih besar di kemudian hari.
Secara keseluruhan, pernyataan Gatot Nurmantyo menyoroti dinamika politik dan ekonomi terkini yang memperlihatkan adanya gesekan antara pihak-pihak yang memiliki kepentingan berbeda. Peran media dan publik untuk mengawal kebijakan pemerintah menjadi semakin penting di tengah situasi yang kompleks ini.
