Delapan miliar penduduk bumi dari berbagai negara memiliki kebiasaan yang sama saat mengangkat telepon, yaitu dengan mengucapkan kata “Halo?”. Alexander Graham Bell, penemu telepon asal Amerika Serikat, pada awalnya menggunakan kata “Ahoy” sebagai sapaan awal dalam percakapan telepon. Namun, satu tahun kemudian, Thomas Alva Edison mengusulkan penggunaan kata “Halo” berdasarkan observasinya bahwa suara ini dapat terdengar dari jarak 10 hingga 20 kaki.
Edison merasa bahwa telepon tidak sesuai dengan kebiasaan komunikasi yang membutuhkan tatap muka, sehingga ia mengusulkan kata “Halo” sebagai pembuka percakapan. Meskipun awalnya kata ini adalah panggilan untuk anjing buruan, Edison merasa bahwa kata “Halo” cocok digunakan sebagai salam pembuka. Saat telepon semakin populer, “Halo” mulai menggeser “Ahoy” dalam percakapan telepon sehingga menjadi standar yang digunakan hingga sekarang.
Meskipun begitu, banyak mungkin tidak menyadari bahwa “Halo” sebenarnya awalnya digunakan sebagai panggilan untuk anjing buruan. Kebiasaan ini telah menjadi standar dalam percakapan telepon yang dilakukan oleh miliaran penduduk bumi dari generasi ke generasi, meskipun asal-usul kata tersebut tidak begitu dikenal.

