Identitas Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie KontraS Terbongkar

Date:

Penyelidikan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, mulai menunjukkan titik terang. Polda Metro Jaya menyebut telah mengantongi dua inisial terduga pelaku, yakni BHC dan MAK, berdasarkan data yang dimiliki Polri. Meski begitu, polisi belum menutup kemungkinan bahwa pelaku yang terlibat jumlahnya lebih banyak dari yang selama ini diperkirakan.

Dua Inisial Muncul, Jumlah Pelaku Masih Didalami

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, mengatakan hasil sementara penyelidikan belum mengarah pada satu orang saja. Dari rangkaian pemeriksaan yang dilakukan, ada indikasi bahwa pelaku bisa berjumlah lebih dari empat orang. Artinya, penyidik masih terus mengurai peran masing-masing pihak dalam peristiwa tersebut agar konstruksi kasusnya menjadi jelas.

Hingga saat ini, sebanyak 15 saksi telah dimintai keterangan. Keterangan para saksi tersebut menjadi salah satu pijakan penting bagi kepolisian untuk menyusun alur kejadian dan mempersempit pencarian terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.

Jejak Digital dan Bukti Ilmiah Ikut Diperiksa

Selain memeriksa saksi, polisi juga menelusuri bukti-bukti scientific untuk memperkuat penyidikan. Salah satu yang tengah dianalisis adalah 86 kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian. Rekaman itu dipakai untuk membaca pergerakan para terduga pelaku dan mencocokkan informasi dari para saksi.

Kombes Pol Iman Imanuddin juga membuka saluran pengaduan melalui hotline 110 dan nomor 081285599191. Jalur ini disiapkan agar masyarakat yang memiliki informasi tambahan dapat membantu proses pengungkapan kasus.

Kapolri Minta Penanganan Serius

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa kepolisian bekerja serius untuk menuntaskan kasus ini sesuai arahan yang sudah diberikan. Polri, kata dia, tidak hanya bertumpu pada CCTV, tetapi juga terus mencari sumber informasi dan bukti lain agar penyelidikan tidak berhenti pada dugaan awal semata.

Dengan kombinasi pemeriksaan saksi, analisis rekaman, dan pencarian bukti tambahan, polisi berupaya memastikan seluruh rangkaian peristiwa bisa terungkap secara utuh. Kasus yang menimpa Andrie Yunus kini masuk ke fase penyidikan yang lebih rinci, terutama untuk memastikan siapa saja yang berada di balik serangan tersebut.

Source link

Share post:

Subscribe

Popular

Terbaru
Terbaru

Kriminal Kemarin: Sopir Taksi Ditikam, Tukang Becak Tewas

Sejumlah peristiwa kriminal dan keamanan mewarnai wilayah hukum Polda...

JBL Rayakan 80 Tahun, Masuki Era Baru Made to Be Heard

JBL memasuki usia ke-80 dengan memperkenalkan identitas merek global...

BEM UI Laporkan Dugaan Penganiayaan Koordinator ke Polda Metro Jaya

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) melaporkan dugaan...

Polisi Fokus Dampingi Korban Penganiayaan ABK KM Maulana 23

Polda Metro Jaya menempatkan pemulihan korban sebagai prioritas dalam...