Menteri Lingkungan Hidup Siapkan Langkah Pencegahan Kebakaran Hutan
Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, memberikan tanggapan terkait dugaan keterlibatan korporasi dalam pembukaan lahan yang sering kali menjadi penyebab kebakaran hutan tahunan di Indonesia.
Menurut Jumhur, dalam dua minggu ke depan, ia akan mengunjungi tiga lokasi potensial kebakaran di Indonesia, yakni dua di Sumatera, yaitu Riau dan Sumatera Selatan, serta satu di Kalimantan. Kunjungan tersebut bukan hanya sebagai agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya pencegahan sebelum kebakaran hutan terjadi.
Langkah Pencegahan yang Disiapkan
Jumhur menjelaskan beberapa langkah pencegahan yang telah disiapkan, seperti pembangunan sodetan aliran air, embung, dan danau-danau kecil untuk menjaga lahan gambut tetap basah. Pemerintah juga mempertimbangkan modifikasi cuaca agar hujan dapat turun di kawasan rawan kebakaran dan air dapat tertampung dengan baik.
Mengenai dugaan keterlibatan korporasi dalam membakar lahan, Jumhur menyatakan bahwa pemerintah memiliki mekanisme pengawasan untuk menelusuri pihak yang diduga terlibat. Aturan telah ditetapkan untuk melarang penggunaan lahan yang terbakar untuk aktivitas apapun dalam rentang waktu tertentu. Jika lahan yang terbakar tiba-tiba digunakan untuk kebun, maka pelakunya dapat teridentifikasi.
Selain itu, Jumhur juga telah memerintahkan seluruh pihak terkait pemerintah dan non-pemerintah untuk bekerja sama dalam upaya pencegahan kebakaran hutan. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menghadapi persoalan karhutla yang kerap terjadi di Indonesia.
