KUBU RAYA, Media Kalbar
Angin kencang yang datang tiba-tiba di pesisir Muara Kubu kembali mengingatkan warga bahwa cuaca ekstrem di wilayah Kubu Raya belum menunjukkan tanda mereda. Pada Sabtu, 11 Mei 2024, sekitar pukul 14.00 WIB, puting beliung menerjang Dusun Mekar Jaya, Desa Dabong, Kecamatan Kubu, dan merusak sedikitnya tujuh rumah warga.
Meski kerusakan cukup meluas, kabar baiknya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hingga kini, besaran kerugian materiil juga belum dapat dipastikan karena masih dilakukan pendataan di lapangan.
Dua Rumah Rusak Berat, Lima Lainnya Terdampak Ringan
Kapolsek Kubu, Ipda Dian Edi Sarwono, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, membenarkan kejadian itu. Ia menjelaskan, dari tujuh rumah yang terdampak, dua di antaranya mengalami rusak berat, sementara lima rumah lainnya rusak ringan.
Menurut Ade, puting beliung tersebut diduga kuat dipicu kondisi cuaca ekstrem yang dalam beberapa hari terakhir melanda Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Kubu Raya. Hujan yang turun disertai angin dengan intensitas tinggi membuat sejumlah bangunan warga tak mampu bertahan.
Warga Mengungsi ke Rumah Keluarga
Akibat kerusakan pada bagian atap dan struktur rumah, warga yang paling terdampak sementara waktu memilih mengungsi ke rumah kerabat mereka. Langkah ini diambil sambil menunggu kondisi rumah masing-masing dinilai lebih aman untuk ditempati kembali.
Ade menyebut, aparat setempat juga sudah bergerak melakukan koordinasi dengan Pol Airud Polda Kalbar Muara Kubu, TNI-AL Muara Kubu, serta Pemerintah Desa Dabong. Koordinasi ini dilakukan untuk menyiapkan langkah antisipasi apabila kejadian serupa kembali terulang di wilayah pesisir tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kawasan pesisir Kubu masih rentan terhadap gangguan cuaca ekstrem, terutama saat hujan deras dan angin kencang datang bersamaan.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
